Qana'ah Kunci Ketenangan Jiwa
ΩُΩْ ΩَΨ§ΩِΨΉًΨ§ ΨͺَΩُΩْ Ψ£َΨΊْΩَΩ Ψ§ΩΩَّΨ§Ψ³ِ، ΩَΨ₯ِΩَّ Ψ§ΩΨ΄َّΩْΨ‘َ Ψ₯ِΨ°َΨ§ Ψ¨ُΩΨ±ِΩَ ΩِΩΩِ ΩَΨ§Ωَ ΩَΨ«ِΩΨ±ًΨ§، ΩَΨ₯ِΩْ ΩُΩَّ"
"Jadilah engkau orang yang merasa cukup, niscaya engkau akan menjadi orang terkaya; karena sesuatu yang diberkahi itu menjadi banyak, meskipun sedikit."
Kutipan dari Imam Al-Ghazali tersebut mengandung makna yang dalam tentang pentingnya sikap qana'ah (merasa cukup) dalam hidup. Dalam konteks ini, beliau mengajarkan bahwa kekayaan sejati tidak diukur dari banyaknya harta yang dimiliki, tetapi dari rasa cukup dan syukur atas apa yang telah diberikan.
Ketika seseorang merasa cukup dengan apa yang dimilikinya, ia akan merasakan kekayaan yang lebih dalam, meskipun secara materi mungkin tidak banyak. Selain itu, konsep berkah dalam harta juga menunjukkan bahwa dengan keberkahan, sedikit harta bisa terasa cukup dan bermanfaat.
Sikap ini mendorong kita untuk lebih menghargai apa yang kita miliki dan tidak terjebak dalam keinginan yang tiada henti untuk memiliki lebih banyak, yang sering kali justru membawa kepada ketidakpuasan dan kesedihan. Dengan demikian, qana'ah menjadi kunci untuk mencapai kebahagiaan dan ketenangan jiwa.
0 Response to "Qana'ah Kunci Ketenangan Jiwa"
Posting Komentar
Silahkan Berkomentar Dengan Bijak